Selasa, 20 November 2018

Music Technology Lifestyle

Dimas ‘Ayes’ Anindita Dari Rising Star Indonesia Tampil Di Acara Penutup SMI Grand Concert

Penulis :
Senin, 03/11/2014 14.58.22 | Dibaca: 2853




Dimas ‘Ayes’ Anindita Dari Rising Star Indonesia Tampil Di Acara Penutup SMI Grand Concert

compusiciannews


CompusicianNews.com –Kabar Selebriti- Malam penutup SMI Grand Concert dengan tema “Find Your Music Identity”  pada Minggu malam (02/11) silam yang diadakan di Hartono Lifestyle Mall, ditutup dengan penampilan dari Dimas ‘Ayes’ Anindita yang merupakan finalist top 12 Rising Star Indonesia dan guru vokal SMI Alam Sutera. Dalam penampilan itu, pria yang baru genap 30 tahun yang kerap disapa Ayes ini menyanyikan 4 lagu, yaitu “All Of Me” dari John Legend, “Tak Pernah Padam” dari Sandy Sandoro, “Daylight” dari Maroon 5, dan “Demons” dari Imagine Dragons.

Setelah tampil, tim Compusician mendapat kesempatan untuk wawancara dengan  Ayes secara ekslusif dan dia menceritakan perjalanan karirnya di dunia entertainment. Dia megaku kalau dia waktu kecil adalah pribadi yang  pemalu hingga akhirnya orang tuanya mengkursuskan  vokal saat dia duduk di kelas 6 SD. Les vokal waktu SD dia jalani hanya setahun dan kemudian, bakat menyanyinya dia lanjutkan waktu masuk SMP dengan bergabung di band sekolah, dan saat SMA dia perdalam lagi teknik vokalnya dengan bergabung di vokal grup dan paduan suara dan dari situlah dia memperoleh teknik-teknik vokal.

Setelah lulus SMA dia memutuskan untuk melanjutkan studinya di bidang musik Fakultas Seni Pertunjukan di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Dari masa kuliah itu dia mendapat banyak pengalaman dimana ditengah-tengah kuliah saat itu, dia pernah mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu stasiun tv swasta namun gagal  dan dia mengaku sedikit traumatik lewat pengalaman itu, alasannya menurut dia mengikuti ajang seperti itu cukup membuang waktu dan sempat dia hampir tidak mau mengikuti ajang seperti itu lagi.

Setelah lulus kuliah, dia memutuskan untuk menempuh karirnya dengan melamar di SMI Alam Sutera yang akhirnya dia diterima menjadi guru vokal disana. Dengan diumumkannya ajang Rising Star Indonesia membuat teman-teman Ayes di paduan suara waktu itu mengunggah video Ayes saat tampil ke YouTube yang kemudian dikirim ke tim kreatif Rising Star Indonesia.

“Temen-temen sempat minta ijin sama saya dan sayapun mengiyakan saja tanpa berharap apa-apa, toh umur juga  sudah segini.” Ungkap Ayes.

Dan usaha teman-temannya ini akhirnya memperoleh hasil yang luar biasa dimana tim kreatif Rising Star Indonesia menghubungi Ayes via telpon dan menyatakan kalau Ayes lolos Audisi dan masuk ke penilaian berikutnya, Live Audition. Ada sedikit pergumulan yang harus dihadapi Ayes saat itu dimana dia harus memilih antara ikut dan tidak karena dia posisinya sudah bekerja dan juga ada kontra pendapat dengan orang tua saat itu karena seperti yang dikatakan sebelumnya, mengikuti ajang seperti hanya membuang waktu. Singkat cerita Ayes memutuskan untuk ikut setelah mendapat persetujuan dan dukungan dari tempat kerjanya.

Tahap demi tahap dia ikuti sampai di tahap top 12, dia mengaku mendapat banyak pengalaman baru dan juga teman-teman baru. Meskipun sekarang sudah tereliminasi, dia masih tetap saling kontak dengan teman-teman kontestan lain. Dan dia mengaku dia tidak terus dirundung kesedihan karena dia yakin ada kesempatan yang lebih besar yang akan menghampirinya karena yang terpenting dia sudah menghibur banyak masyarakat Indonesia dan dia tidak akan berhenti untuk terus bernyanyi.

“Yang saya sesali saat itu adalah saya  mengecewakan pendukung saya hanya gara-gara saya salah memilih lagu.” Ungkap pria asal Semarang ini.

Selama dia tampil dia banyak menerima kritikan dari salah satu expert namun Ayes mengaku kalau itu bukanlah suatu tekanan namun utu adalah suatu pelajaran bagi dia untuk dapat tampil lebih baik lagi kedepannya.

Mengenai musik tanah air, harapan Ayes untuk musik Indonesia sendiri dia ingin musik Indonesia nantinya bisa lebih cerdas dan bisa dinikmati oleh semua kalangan jadi tidak hanya kalangan tertentu saja tapi semua lapisan masyarakat Indonesia dan untuk pendidikan musik teknologi Ayes berharap untuk generasi baru ini bisa lebih mandiri dan kalau bisa punya home recording sendiri dan dapat membuat projek recording sendiri.

Saat ini Ayes sudah dikontrak oleh stasiun tv yang menaungi acara Rising Star Indonesia selama 5 tahun  dan dari apa yang dilalui Ayes diharap bisa menjadi insirasi bagi semua generasi muda bahwa kesempatan untuk bisa lebih maju  itu selalu ada bagi semua orang tanpa melihat status atau latar belakang.

 

 

 

 

loading...




nilai

Bermanfaat
1


Berita Terkait :

Komentar Anda