Selasa, 21 Mei 2019

Music Technology Lifestyle

Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pagelaran Hari Film Nasional

Penulis :
Rabu, 29/03/2017 14.11.28 | Dibaca: 1095




Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pagelaran Hari Film Nasional

Liputan6.com


Compusiciannews.com -Sosial Budaya- Setiap tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional dan  alasan penetapan ini adalah pada tanggal 30 Maret 1950 merupakan hari pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradari oleh Umar Ismail.

Namun pada dasarnya, perfilman tanah air bukan dimulai pada tahun 1950, perfilman tanah air sendiri sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Era awal perfilman Indonesia ini diawali dengan berdirinya bioskop pertama di Indonesia pada tanggal 5 Desember 1900 di daerah Tanah Abang, Jakarta (saat itu masih dengan nama Batavia) dan nama dari bioskop itu adalah Gambar Idoep yang menayangkan berbagai film bisu.

Dalam perayaannya sekarang ini, berbagai bentuk pagelaran akan digelar demi mendukung industri perfiilman , salah satunya Film and Art Celebration atau disingkat FILARTCI yang kembali hadir menyemarakan Hari Film Nasional tahun ini. Gelaran acara ini akan diadakan 3 hari, dari tanggal 30-31 Maret dan 1 April  2017 mendatang dan lokasinya berada di Studio Perum Produksi Film Negara (PFN), Jl. Otista Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Sama seperti perhelatan pertamanya 2 tahun lalu, FILARTC 2017 akan dikemas dalam bentuk carnival. Berbagai kegiatan terkait unsur perfilman dihadirkan pemahaman masyarakat atas perkembangan film nasional. Kegiatan seperti Forum Film, Pemutaran Film, Seni Pertunjukan, meliputi tari, wayang, boneka unyil dan musik, serta pameran yang meliputi pameran fotografi, sejarah dan kostum dan tak lupa bazaar yang akan menyuguhkan makanan dan minuman dari berbagai tenant kuliner, serta tak lupa ada booth asosiasi perfilman dan makeup special effect yang sering dipakai dalam film.

Presiden RI Joko Widodo dikabarkan akan hadir dalam perhelatan ini dan akan mejadi saksi hidup penandatanganan MOU beberapa instansi yang bekerjasama untuk pengembangan perfilman tanah air dan diharapkan melalui pagelaran ini, masyarakat Indonesia makin mengapresiasi film-film Indonesia.

Tahun 2015, FILARTC berhasilmenarik 7000 pengunjung untuk menikmati setiap suguhan acara  yang efektif memperkenalkan dan mendekatkan film kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Selain dampak positif, FILARTC juga dilakukan sebagai upaya menumbuhkan penghargaan atas kerja-kerja yang telah dilakukan filmmaker pendahulu.

“Merayakan Keberagaman Indonesia” menjadi tema yang diangkat FILARTC tahun ini. Tema ini diangkat untuk menunjukkan bahwa insan perfilman mengakui keberagaman kita sebagai bangsa sejak lama. Bentuk keberagaman akan ditampilkan melalui beberapa karya film dan atraksi selama 3 hari perhelatan FILARTC 2017. “Keberagaman bukan semata bicara soal SARA, tetapi juga pemikiran dan sikap yang saat ini tenggelam atas nama pemaksaan kepentingan kelompok,”ujar Adrianto Sinaga selaku Ketua Pelaksana FILARTC.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda