Kamis, 21 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

Pilkada Lewat DPRD, Budayawan Melawan!

Penulis :
Jumat, 26/09/2014 12.07.51 | Dibaca: 1894




Pilkada Lewat DPRD, Budayawan Melawan!

foto.news.viva.co.id


CompusicianNews.com -Sosial Budaya- Rakyat Indonesia terhentak ketika subuh 26 September 2014 sidang paripurna DPR RI meloloskan UU Pilkada tak langsung lewat DPRD.  Susilo Bambang Yudhoyono dan Demokrat menjadi bulan-bulanan netizen karena manuver politik mereka yang walk out di saat-saat mereka membawa tongkat perubahan.  Nasi telah menjadi bubur, apakah UU itu akan di anulir oleh MK? Rakyat menanti dan berusaha untuk terus mengawal.

Semua polemik ini muncul karena bangsa kita masih ada dalam cengkraman budaya orde baru. Dampak langsung dari UU Pilkada tak langsung ini adalah terbukanya kembali kesempatan orang-orang lama melanggengkan budaya orde baru di musim yang baru.

Mereformasi atau bahkan sampai merevolusi sebuah budaya bukanlah hal yang gampang.  Mulai dari cara berfikir, kebiasaan, dan kenyamanan hidup membuat budaya menjadi seperti benteng yang susah ditembus.  

Para pelaku budaya dan artis-artis modern sebenarnya bisa memulai untuk memerangi hal ini dengan mulai membuat karya-karya seni yang membuat rakyat tersadar bahaya laten dari orde baru. Terutama generasi muda Indonesia yang notabene tidak begitu mengenal orde baru.

Budaya adalah manifestasi dari apa yang mayoritas komunitas tersebut percaya.  Seni adalah suatu kanal ekspresi kepercayaan dan filosofi yang bisa mempengaruhi masyarakat.  Para politisi korup bisa mengebiri hak-hak rakyat melalui UU, tapi budayawan dapat melawannya melalui jalur seni. Seperti alm. Wiji Tukul dengan puisinya.  Lawan!

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda