Kamis, 21 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

Megadeth Raih Grammy untuk Pertama Kalinya

Penulis :
Jumat, 17/02/2017 12.30.16 | Dibaca: 916




Megadeth Raih Grammy untuk Pertama Kalinya

http://www.billboard.com


Compusiciannews.com - Kabar Selebriti - Band thrash metal asal Los Angeles Megadeth akhirnya mengakhiri penantian panjangnya untuk memperoleh piala gramophone. Pada penyelenggaraan Grammy yang ke 59 di Staples Center, Los Angeles, Minggu (12/02) waktu setempat, Megadeth berhasil memenangkan tropi Grammy untuk pertama kalinya pada kategori Best Metal Performance.

Kemenangan Mustaine cs ini berkat lagu Dystopia yang menyingkirkan empat lagu lainnya yaitu Shock Me dari Baroness, Silvera dari Gojira, Rotting in Vain dari Korn, dan The Price is Wrong dari Periphery. Lagu Dystopia terdapat dalam album studio ke-15 Megadeth dengan judul sama yang dirilis pada Januari 2016. Megadeth terakhir kali masuk nominasi Grammy Awards pada 2013. Mereka 11 kali jadi nominasi Grammy tanpa sekalipun menang sejak tahun 1991. Band yang terbentuk pada 1983 dan merilis album debut pada 1985 itupun mengungkapkan kebahagiaannya.

”Fantastis! Hanya membutuhkan dua belas kali percobaan untuk meraih ini. Terakhir kami disini, kami berbincang dengan Kenny G, dan dia bertanya padaku berapa kali kami pernah berada disini, dia berkata, ‘Sebelas kali tidaklah buruk’. Lalu saya menanyakan ‘Anda sudah berapa kali? Dan dia berkata, Dua puluh satu..’ Saya berkata, ’Oh Tuhanku, Jika itu membutuhkan dua puluh satu kali, saya tidak tahu apakah saya akan hidup selama itu,” ungkap Dave Mustaine ketika memberikan sambutan usai menerima piala.

Tak hanya berhenti disitu, Mustaine bahkan sempat mengunggah sebuah gambar di twitter berisi kertas bertuliskan nama mereka sebagai pemenang Grammy. "Akhirnya!" begitu cuitnya.

Namun berita menggembirakan tersebut harus diwarnai dengan berbagai kontroversi pada penyelenggaraan Grammy. Salah satunya terjadi ketika nama Megadeth diumumkan sebagai pemenang di kategori "Best Metal Performance". Alih-alih memainkan lagu "Dystopia" yang mengantarkan kemenangan Megadeth, para pemain band pengiring di panggung Staples Center palah memainkan komposisi "Master of Puppets" dari Metallica.

Namun sepertinya hal tersebut tidak dipermasalahkan oleh Mustaine (vokalis/gitaris), David Ellefson (bassis), Kiko Loureiro (gitaris), dan Dirk Verbeuren (drummer) karena mereka tetap menunjukkan wajah gembira saat menuju panggung untuk menerima penghargaan. Hal lain yang menjadi perhatian penggemar adalah Grammy kembali menempatkan pemberian piala di kategori musik metal, rock, jazz, dan country pada sesi pre-telecast alias beberapa jam sebelum acara tersebut disiarkan langsung melalui stasiun televisi CBS. Penyelenggara Grammy kembali membuat geram para pecinta musik metal setelah kanal resmi Youtube Recording Academy menulis nama Megadeth dengan Megadeath. Berbagai komentarpun ditinggalkan netizen atas kekeliruan tersebut.

Hal tidak mengenakkan juga dialami band heavy metal lainnya, Metallica saat tampil membawakan lagu Moth Into Flame. Vokalis dan gitaris James Hetfield yang berduet dengan Lady Gaga sempat menahan emosinya saat tiba-tiba mikrofonnya mati. Menyadari mikrofonnya tidak berfungsi, Hetfield kemudian bergabung menggunakan mikrofon Lady Gaga hingga lagu selesai. Di akhir penampilannya pria 53 tahun tersebut melempar gitarnya dengan kesal.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda