Minggu, 26 Mei 2019

Music Technology Lifestyle

Madonna Trauma Simpan File Online Setelah Demo Albumnya Diretas

Penulis :
Jumat, 10/07/2015 14.49.26 | Dibaca: 1118




Madonna Trauma Simpan File Online Setelah Demo Albumnya Diretas

billboard


Compusiciannews.com -Isu Terkini- Adi Lederman, adalah seorang peretas asal Israel yang dituduh membocorkan demo album dari sang Ratu Pop, Madona yang berudul Rebel Heart tahun lalu, dan dia telah divonis 14 bulan penjara oleh pengadilan Tel Aviv Israel, pada Kamis (09/07) silam, menurut keterangan dari media Jerusalem Post.

Lederman, yang mengikuti audisi untuk kompetisi bernyanyi di Israel yang bernama Kochav Nolad atau dalam Bahasa Inggris diartikan sebagai Star Is Born (Seorang Bintang Telah Lahir) di tahun 2012 lalu, telah ditahan atas tuduhan pembocoran album yang dilakukan pada Januari lalu dan didakwa dengan 4 tuduhan di bulan Febuari. Juru bicara Madona saat itu belum bisa memberikan keterangan rinci.

Menurut dokumen yang ada oleh media The Hollywood Reporter, Lederman dituntut pada 23 Febuari dengan tuntutan penyalahgunaan teknologi komputer, memonitori file rahasia dan pelanggaran hak cipta serta memperlambat penyelidikan. Dalam dokumen pengadilan, Adelman membagikan “beragam dokumen dan musik yang merupakan hak cipta dari sang diva yang bernama lengkap Madonna Esther Louise Ciccone,” yang dimana file ini dikirim via  akun e-mail dengan label nama “Osearyoffice” dan dilaporkan diretas ke 15 akun email yang tidak dispesifikasi.

Karena bocornya demo album ini membuat jadwal perilisan album baru Madonna diundur hingga akhir tahun, tepatnya 20 Desember hingga 10 Maret tahun depan. Kata Manager Madonna, sang diva cukup sedih dan tidak menyangka ada orang yang berbuat demikian kepadanya dan dalam wawancaranya dengan salah satu media lokal, pengalamannya ini  membuat dia sedikit trauma untuk menyimpan file-file secara online.

Namun tahun ini, tour ‘Rebel Heart’ Madonna akan dimulai pada 9 September mendatang dimana sebelumnya jadwal tournya yang seharusnya dilakukan pada Januari diubah dikarenakan penundaan produksi. Single terbarunya “Bitch I’m Madonna” masuk ke posisi 57 Billboard Hot 100 bulan lalu.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda