Senin, 15 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Linnstrumen, Revolusi Baru Dari Musik Teknologi

Penulis :
Senin, 07/07/2014 12.27.48 | Dibaca: 2180




Linnstrumen, Revolusi Baru Dari Musik Teknologi

gizmag.com


CompusicianNews.com –Instrument- Drum Machine LinnDrum dari Roger Linn yang sangat sukses dulunya adalah bagian besar dari revolusi musik komputer yang menghisap jiwa dan kemanusiaan dari musik pop di tahun 80an. Tapi sekarang LinnDrum ini adalah bagian dari sekelompok innovator yang mencoba untuk memperoleh jiwa, ekspresi dan keahlihan instrumental kembali kedalam musik pop dengan instrumen dari generasi baru. Linnstrumen telah selama bertahun-tahun dalam pembuatan dan sekarang sedang meranggah ke pasaran. MIDI Controllernya dirancang untuk memberikan rasa  dan ekspresi seperti halnya instrumen akustik, namun dengan kemungkinan suara sonic yang tersedia dalam synthesizer yang ada sekarang ini.

 “Mengingat kembali saat di awal tahun 80an saat pertama kalinya musik pop memulai menggunakan drum machine dan konsekuensinya  jiwa dan kemanusiaan musik saat itu hilang, ingat kah anda mengenai masa itu? ya itu salah saya.” Kata Roger Linn yang seorang ahli desain instrumen dan juga penerima Technical Grammy Award pada tahun 2011.

LinnDrum dari Linn yang terkenal dulunya adalah anak poster untuk drum machine di era 80an. Ini bukanlah hal yang kurang dari sebuah revolusioner, membantu menyambut musik komputer sampai sekarang ini. Namun jika anda bertanya kepada para drummer professional mengenai LinnDrum, mereka akan cenderung meremehkan kompleksitasnya, lebih terasa seni jika menggunakan drum set. Seorang drummer yang hebat dapat membuat 16 notasi, dan dalam drum synth, drummer dibatasi dalam pengekspresian notasinya.

Namun Linn menlihat revolusi lain. Ironisnya, saat ini dia mencoba untuk memanusiakan kembali musik synthesis, membawa kembali suatu keahlihan kedalam dunia musik popular dan memperkenalkan kembali keekspresifan pertunjukan musik sementara mengambil keuntungan dari suara yang kaya yang ditawarkan oleh synthesizer jaman sekarang.

Linn dan sejumlah yang lain telah mengerjakan masalah yang sederhana: Synth Interface berikutnya pada manusia itu harus seperti apa? MIDI keyboard sederhana ini merupakan relik dari instrumen akustik yang dari situlah MIDI itu diturunkan. Ini adalah hal yang mudah untuk pemain piano untuk menguasai tapi secara keseluruhanperangkat ini masih belum layak jika anda mencoba mereplikasi keekspresivannya.

Solusi Linn akhirnya meranggah pasar, Linnstrument, merupakan instrumen interface multi-sentuh yang memberikan 3 level berkelanjutan dari kontrol pada nada.

200 touch cell dari Linnstrument masing-masing dapat menghasilkan informasi yang berkelanjutan mengenai tekanan, pegerakan X dan Y Axiz. Anda  dapat mengkonfigurasi maksud sebenarnya tapi dalam standar implementasi. Tekanan akan mengontrol volume, kontrol kanan-kiri axis movement mengontrol pitch untuk semacam vibrato manual dan serta pegerakan keatas dan kebawah, maju mundur mengontrol nada instrumen atau timbre.

Linnstrumen board terpampang secara kromatik, masing-masing baris memiliki 25 semitone, dan kesamaannya seperti fret dari instrumen berdawai. Tapi dengan space baris, anda dapat membuat bentuk kord dan menggerakannya keseluruh board tanpa mengubah penjarian anda

Masing-masing cell memiliki  warna dibawah permukaan silicon. Cell ini berfungsi sebagai kontrol dalam mode konfigurasi dan juga sebagai pembuat fretboard yang dapat dikonfigurasi saat anda akan memainkannya. Anda dapat mewarnai semua tonic kunci yang anda mainkan dalam 1 warna dan notasi yang sesuai skala besar warna lain.

Pada saat ini, Linn sedang menguji Linnstrumen dengan Logic Pro X yang memungkinkan anda untuk secara berkelanjutan mengontrol pitch, volume dan timbre masing-masing notasi  bahkan jika anda memainkan notasi yang beragam secara bersamaan. Perlu diketahui bahwa alat ini dapat berjalan dengan berbagai DAW lainnya.

Alat ini didukung melalui USB atau power supply AC (Analog Converter) dan DC (Digital Converter). Terdapat sebuah input untuk footswitch yang single ataupun double yang dapat dikonfigurasi dalam board dan terdapat 4 tombol gitra strap yang memungkinkan anda melampirkan strap dalam spot yang berbeda sehingga anda dapat memainkannya dengan posisi berdiri.

Terdapat juga kesamaan ultra-expressive synth input yang sudah tersedia di pasaran, yang dikenal dengan Continuum Fingerboard, Soundplane dan Eigenharp yang dilengkapi dengan tambahan input kontrol nafas.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda