Rabu, 20 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

FireChat, Aplikasi Chat Gratis Ditengah Konflik Politik Hong Kong

Penulis :
Kamis, 02/10/2014 16.35.06 | Dibaca: 1830




FireChat, Aplikasi Chat Gratis Ditengah Konflik Politik Hong Kong

Ribuan warga Hong Kong lakukan aksi damai dengan menyalakan flashlight dan menyanyikan lagu Pro Demokrasi billboard.com


CompusicianNews.com –Isu Terkini- Ditengah-tengah aksi memprotes kebijakan politik Tiongkok atas Hong Kong, sebuah aplikasi Smartphone yang menarik menjadi topik pembicaraan ditengah-tengah keadaaan kota Hong Kong yang masih tak menentu.

FireChat, sebuah aplikasi yang masih sekarang menjadi aplikasi populer di  kalangan para penikmat festival musik di Hong Kong telah diunduh sebanyak 100.000 kali menurut media Wall Street Journal. FireChat sendiri adalah aplikas chat gratis yang menggunkanan teknologi Bluetooth untuk platform chat-nya dengan mengurangi penggunaan koneksi Wi-Fi atau internet.

Aplikasi ini banyak diunduh oleh para pendemo dari kelompok Pro-Demokrasi Hong Kong dikarenakan pemerintah setempat sempat menutup koneksi seluler di kota bisnis dan keuangan dunia itu. Diluncurkan pada bulan Maret dan dikembangkan secara privat oleh perusahaan Open Garden, aplikasi ini telah digunakan oleh warga setempat untuk berkomunikasi seiring dinonaktifkannya koneksi Internet di kota berpenduduk sekitar 7.000.000 jiwa itu.

Meskipun masih belum jelas berapa banyak protestor yang menggunakannya, pemimpin pegerakan pro-demokrasi Hong Kong memperkirakan bahwa pemerintah Hong Kong akan tetap menutup jaringan seluler dan menyebabkan gangguan serta menjauhkan masyarakat dari komunikasi.

Pemerintah Tiongkok, yang memimpin Hong Kong sebagai Special Administrative Region (SAR), diketahui memberikan kontrol yang ketat pada batasan komunikasi. Dilaporkan juga pemerintah Tiongkok menutup aplikasi berbagi foto, Instagram diberbagai bagian atau daerah di Tiongkok.

Seperti yang sudah dilaporkan bahwa saat ini sebagian warga Hong Kong berjuang untuk mempertahankan hak suara mereka dalam berpolitik melawan kebijakan pemerintah Tiongkok yang  hendak akan mengambil alih sistem politik di Hong Kong dengan memberikan suatu kebijakan bahwa nantinya pemerintah Tiongkok yang akan memilih pemimpin bagi Hong Kong

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda