Selasa, 23 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Fender Merilis Edisi Spesial Dari Seri Gitarnya

Penulis :
Kamis, 29/05/2014 01.31.07 | Dibaca: 2322




Fender Merilis Edisi Spesial Dari Seri Gitarnya

gizmag.com


 

CompusicianNews.com –Instrumen- Fender telah mengadakan soft-launch untuk seri edisi spesial gitarnya yang ditujukan pada gitaris yang sedang mencari nada yang berbeda dan juga yang ingin menikmati keuntungan dari fitur dan hardware yang modern.

Perusahaan telah mengamankan jumlah yang terbatas mengenai bahan baku kayu yang di ambil dari hutan yang berlokasi di Amerika Serikat untuk seri iconicnya, Gitar Stratocaster dan Telecaster. Model redwood dibuat dari kayu sejak tahun 1930an dan model pine dibuat dengan bahan yang sama sejak tahun 1868.

Body dari Old Growth Rewood Stratocaster dari Fender ini dibuat dari kayu gelondong yang diambil dari jembatan Walker Basin dan Caliente Creek dekat Bakersfield, California dimana jembatan itu dibangun pada tahun 1933 dan diruntuhkan pada tahun 2012.

Body gitar ini sudah digosok dengan minyak untuk memperlihatkan keindahan alami yang dimiliki kayu gelondong yang dipakai untuk bahan pembuatan gitar seri Redwood Stratocaster dan Telecaster ini.

Gitar dengan edisi spesial ini memiliki skala 25.5 inch, bentuk laher yang modern dengan fingerboard yang mendukung 21 medium jumbo frets dan synthetic bone nut. Chrome-nya mencakup 2 sistem tremolo yang sudah sinkron dengan tumpuan baja serta tuner stagger/seal, dan pickguardnya dibuat dari alumunium anodize.

Fender telah memilih untuk memberikan model ini sebuah Humbucker/Single/Single (HSS) Pick Up Configuration, dengan Fender Diamondback Bridge Pickup serta 2 tombol American Vintage ‘5 Gray yang berada di bagian leher dan tengah gitar.

Kayu gelondong yang menjadi bahan material dari 2 seri gitar ini merupakan kayu yang sama yang digunakan Leo Fender untuk menciptakan Telecaster pertamanya. Kayu yang digunakan untuk model-model baru dulunya digunakan untuk membangun gudang susu di danau Odessa, Michigan pada pertengahan abad ke 19.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda