Kamis, 21 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

Facebook, Google dan E-Bay Berkoalisi Dengan Samsung Dalam Sengketa Hak Paten Dengan Apple

Penulis :
Sabtu, 25/07/2015 12.00.00 | Dibaca: 1400




Facebook, Google dan E-Bay Berkoalisi Dengan Samsung Dalam Sengketa Hak Paten Dengan Apple

billboard


Compusiciannews.com -Industri- Google, Facebook dan Ebay berada dalam tim yang sama dengan Samsung dalam peperangan antar pembuat Smartphone yang belum mencapai garis akhir. Peperangan ini melibatkan Samsung dengan Apple atas persengketaan pelanggaran patent. Koalisi kubu ini juga menyertakan Dell dan perusahaan lainnya dan mengajukan tuntutan ke Pengadilan Federal pada awal bulan ini dengan argumentasi pengadilan harus melakukan pertimbangan ulang mengenai Samsung  yang melakukan pelanggaran hak paten atas produknya Galaxy Phone.

Peperangan antara perusahaan teknologi besar ini berakhir pada 2012 lalu dimana pengadilan memerintahkan Samsung untuk membayar Apple sebesar US$ 930 juta atas tindakan pelanggaran sejumlah desain yang dibuat oleh Apple untuk produk smartphone-nya, iPhone. Jumlah itu kemudian dikurangi menjadi US$ 382 juta namun pengadilan menegakan Samsung untuk mebayar ‘total keuntungan’ dari smarphone yang terjual dan tidak hanya nilai paten-nya. Dalam kasus yang terpisah, gugatan yang dimasukan kembali oleh Apple pada Maret 2014 lalu, Apple menuntut Samsung kembali sebesar US$ 2 Milyar dalam pelanggaran dengan bergumentasi bahwa Samsung secara sistematik meniru produk dan teknologi inovatif Apple dari segi fitur dan desain.

Dalam hasil putusan, pendukung Samsung berargumen dimana hanya ada sejumlah kecil bagian dari desain smartphone yang dipatenkan yang dilanggar dan pengadilan memutuskan bahwa  memungkinkan pemilik paten desain menerima keuntungan yang dihasilkan dari produk Samsung.

Koalisi Samsung  mengatakan bahwa keputusan juri ini akan mengakibatkan “konsekuensi kerugian yang signifikan” jika terus dijalankan. Selain itu, hasil putusan memorandum ini mendebatkan hasilnya akan berdampak “kehancuran” pada perusahaan yang menghabiskan milyaran dolar setiap tahunnya untuk penelitan dan pengembangan untuk teknologi kompleks.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda