Sabtu, 25 Mei 2019

Music Technology Lifestyle

Danbi, Pedangdut Asal Korea Selatan yang Populerkan “Goyang Annyeong”

Penulis :
Minggu, 24/09/2017 09.00.00 | Dibaca: 1319




Danbi, Pedangdut Asal Korea Selatan yang Populerkan “Goyang Annyeong”

Youtube.com


Compusiciannews.com - Sosial Budaya - Tak bisa dipungkiri, Korean Wave sudah mewabah di seluruh dunia. Terlebih di Indonesia, nuansa Korea telah merebut jutaan hati penikmat seni. Segala yang berbau korea, mulai dari drama, musik, hingga budayanya, laris manis dinikmati public. Maka, jika kemudian banyak orang Korea yang ingin berkarir di Indonesia, tentu bukan hal yang aneh bukan? Salah satunya adalah gadis asal Korea Selatan yang menjajal peruntungan sebagai penyanyi dangdut di Indonesia. Danbi namanya.

Danbi, sedang meniti karirnya sebagai penyanyi dangdut di Indonesia. Wanita berusia 23 tahun ini sengaja memadukan dangdut dengan Kpop. Saat melihatnya, penonton akan merasakan musik dangdut yang sepenuhnya berbeda dengan musik dangdut kebanyakan. Dari segi style goyang, pakaian yang dikenakan, hingga lantunan laguya, lagu-lagu Danbi benar-benar berbeda dari lagu dangdut kebanyakan. Danbi tidak menggunakan goyangan yang cenderung ‘nakal’ seperti kebanyakan penyanyi dangdut, tapi menggunakan tarian yang ‘lucu’. Pakaiannya pun tak berwarna cerah dan mencolok, tapi cenderung unik ala Korea.

Saat ini, Danbi sudah merilis 2 single, yang berjudul Annyeong Dance ‘Joget Annyeong’ dan yang kedua, Ummer. Kedua single tersebut bisa diakses melalui kanal Youtube. Sayangnya, lagu Danbi dinilai tidak cukup baik untuk disebut sebagai lagu dangdut. Terutama di lagu pertamanya, Annyeong Dance ‘Joget Annyeong’ pelafalan Danbi memang belum terlalu jelas. Suara musik pengiringnya bahkan lebih jelas terdengar daripada lirik lagu yang ia nyanyikan. Goyangan khasnya bahkan lebih menonjol daripada suara sang penyanyi.

Banyak orang yang menghujat lagu pertamanya, terutama dalam hal cara bernyanyinya yang tak terdengar seperti penyanyi dangdut, dan terkesan hanya menonjolkan tariannya. Danbi memang awalnya adalah dancer sehinga gerakan tarian mungkin menjadi prioritasnya. Bahkan, banyak nitizen yang berkata bahwa lagu tersebut lebih terdengar seperti ‘trot’, lagu asal Korea yang memiliki kemiripan dengan single pertamanya itu.

Meskipun kemampuan Danbi untuk menyanyi dangdut sempat diragukan banyak orang, Danbi berhasil menelurkan singlenya. Keraguan datang mayoritas karena kemampuan bahasa Danbi yang belum mumpuni. Selain itu, dalam menyanyi dangdut pun diperlukan ;cengkok’, yang bisa dibilang cukup sulit dipraktekkan, Meskipun ada banyak kekurangan, lagu Annyeong Dance ‘Joget Annyeong’ ini cukup mendapatkan sambutan dari masyarakat. Terutama, karena keunikan yang Danbi tawarkan, yakni dangdut yang berasa Kpop. Ia pun memadukan dance ala Kpop dengan tarian Jaipong.

Pada single keduanya, Ummer, kualitas Danbi meningkat. Seperti belajar dari hujatan-hujatan yang ia terima pada lagu pertama, single keduanya terdengar lebih ‘dangdut’. Baik artikulasi, irama lagu dan suaranya, terdengar jauh lebih baik daripada lagu pertamanya. Ia sepertinya sangat serius menggarap single keduanya ini. Ia bahkan menyanyi dalam dua versi, yakni versi bahasa Indonesia dan versi bahasa Korea.

Tak bisa dipungkiri, memang ada kesulitan tersendiri untuk menyanyikan lagu dangdut, apalagi jika yang menyanyikan adalah ornag asing. Dalam menyanyi dangdut, seorang penyanyi harus memberikan ‘cengkok’, warna suara yang tak terdapat pada lagu lain. Pelafalannya pun harus jelas sehingga musik dangdut yang biasanya diciptakan untuk membuat pendengarnya bergoyang, dapat menularkan energy tersebut kepada para pendengar. Jika para pendengar tak mampu menangkap maksud dari ucapan sang penyanyi, tentu tujuan ini tidak akan berhasil. Walaupun terkendala bahasa, Danbi banyak belajar sehingga seiring berjalannya waktu, kemampuan bahasa Indonesianya meningkat. Hal ini bisa kamu buktikan di single keduanya, ya.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda