Sabtu, 25 Mei 2019

Music Technology Lifestyle

BASCA Dukung Komposer Indie Lawan Kebijakan Youtube

Penulis :
Jumat, 11/07/2014 11.53.13 | Dibaca: 1897




BASCA Dukung Komposer Indie Lawan Kebijakan Youtube

http://www.digitalmusicnews.com/


CompusicianNews.com –Industri- British Academy of Songwriters, Composers and Authors atau disingkat BASCA beserta perkumpulan Ivor, secara resmi mengumumkan dukungan dan solidaritasnya untuk WIN (World Wide Independent Network yang mewakili ketertariakn dari label rekaman independen seluruh dunia), IMPALA (Label rekaman indie di Eropa) dan AIM ( Label rekaman indie di UK) dalam kampanyenya melawan persetujuan YouTube mengenai penerapan  layanan kontrak yang diberikan YouTube dengan label-label indie.

BASCA dengan tegas percaya bahwa negosiasi antara semua pihak harus dilaksanakan dengan adil dan transparan. Youtube saat ini mengesankan kondisi layanan kontrak yang tidak adil pada label indie  dan mereka juga memaksakan mengumpulkan semua komunitas untuk membuat kontrak dibawah kontrak yang persetujuannya belum tersingkap atau Non-Disclosure Agreements (NDAs) yang berarti mereka mampu mengkomplain mengenai penurunan dalam pendapatan mereka dari beberapa sumber digital dan itu yang menjadi keprihatinan anggota BASCA.

Ketua umum BASCA, Simon Darlow, penulis Slave to the Rhthm (Grace Jonas) dan penulis lagu untuk sejumlah artis dari Cliff Richard dan Toyah serta media composer untuk BBC News Channel, talkSPORT radio, Premiere League Anthem dan beberapa acara lainnya angkat suara mengenai NDA ini:

“BASCA menentang NDA yang mempersulit penulis lagu dan komposer untuk berkarya. Kami tidak akan membiarkan hal ini menurunkan nilai dari sebuah penciptaan lagu dan menjadikan industri musik kering akan bakat dan yang akan menjadi pengaruh di Inggris baik secara kultur maupun keuangan.”

Anggota BASCA yang juga pemenang penghargaan platinum Sharleen Spitery yang juga merupakan lead singer dari Texas, beropini:

“Penulis lagu secara penuh mendukung label rekaman indie dalam perjuangan mereka untuk memperoleh persyaratan dan persetujuan yang lebih baik dari Youtube. Ini hanya masalah waktu untuk menyelesaikan masalah persetujuan ini. Mungkin kebijakan Youtube saat ini sedikit mudah bagi penulis lagu dan juga performer seperti saya… tapi untuk mereka yang bergantung pada layanan streaming ini, penghasilan mereka tidak akan cukup.”

Anggota BASCA lainnya, Barry Mason yang merupakan pemenang 5 Ivor dan penulis belasan lagu top chart seperti Delilah (Tom Jones), Love Gros (Where My Rosemary Goes) (Edison Lighthouse) dan masih banyak lagi seperti David Essex, Rod Stewart, Petula Clark, Elvis Presley, Engelbert Humperdinck, Tony Christie dan Barbra Streisand, juga beropini:

“Seseorang harus dapat menghasilkan uang dengan membuat musik di Youtube tentunya tidak akan dialami para penulis lagu… contohnya lagu saya Delilah di streamingkan beribu-ribu kali namun hasilo yang saya peroleh hanya dapat saya gunakan untuk beli kopi di Starbuck.”

Selain itu ada Victoria Horn yang merupakan penulis lagu yang memperoleh penghargaan Grammy dan juga anggota BASCA diamana dia menulis begitu banyak karya untuk para penyanyi dunia seperti Dirty Vegas, Enrique Iglesias(feat. Kelis), Selena Gomez / Katy Perry, Armin Van Buuren, Demi Lovato, Tiesto dan Rusko, berkata:

“Single ciptaan saya “Alone” berada di posisi 8 dalam tangga lagu Billboard Amerika Serikat tapi saya tidak memperoleh satu sen pun secara virtual dari EDM Radio yang luncur setahun yang lalu. Cukup menyedihkan bagi seorang komposer yang menulis lagu itu jika lisensi ditujukan kepada pihak lain yang akan memperoleh uang lebih banyak.”

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda