Jumat, 22 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

Apple Hapus Fitur Jack di Seri iPhone Terbarunya

Penulis :
Jumat, 09/09/2016 12.00.00 | Dibaca: 956




Apple Hapus Fitur Jack di Seri iPhone Terbarunya

Tim Cook, CEO Apple billboard


Compusiciannews.com -Isu Terkini- Apple akan menghapus jack headphone untuk seri iPhone terbaru. Perusahaan besar ini menyatakan perangkat mobile-nya yang terbaru, iPhone 7 di event produk tahunan di San Francisco pada hari Rabu (07/09). Sebagaimana yang telah diperkirakan, seri telepon baru ini kehilangan fitur stadarnya:jack headphone yang membuat pemilik dari iPhone baru ini perlu menghubungkan lewat konektor pencahayaan yang merupakan port yang sama dimana charger telpon terhubung.

“Beberapa orang bertanya kenapa kami menghapus jack headphone analog dari seri iPhone terbaru ini,” kata Phil Schiller, SVP Pemasaran Apple Global. “Ini berasal dari satu kata ---courage (keberanian). Keberanian untuk maju dari masa lalu.” Pernyataan ini mensinyalkan bahwa Apple sebelumnya  telah meninggalkan floppy disc, CD yang sudah dibuang dari tabung memori.

Schiller menambahkan bahwa tidak ada ruang untuk jack kuno, dia mengatakan “smartphone kami dirancang dengan beberapa teknologi dan kami ingin lebih banyak lagi teknolgi yang dipakai,” begitu katanya

Apple juga memperkenalkan set ear bud baru yang disebut AirPod yang menghubungkan secara nirkabel dan fitur ini lebih praktis dan lebih nyaman dipakai. suara yang dihasilkan pun bisa bisa 2 kali lebih keras dan lebih jelas. CEO Apple Tim Cook mengumumkan seri iPhone ini mengingatkan audiens bahwa Apple telah menjual lebih dari 1 milyar iPhone sejak diperkenalkan di tahun 2007 dan iterasi baru ini akan tersedia secara luas pada 17 September mendatang.

Kameranya disebut-sebut sebagai kamera dengan kualitas terbaik yang pernah dibuat. Seri 7 Plus-nya berlipat kali ganda  untuk speaker dan 2 kamera megapixel, satu sudut lebar dan 1 telephoto yang membuat fitur zoom yang dibangun kedalam iPhone.

Perusahaan juga memperbaruhi audiens pada Apple Music yang sekarang telah memiliki 17 juta pelanggan berbayar

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda