Kamis, 21 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

5 Tahap Proses Lisensi

Penulis :
Jumat, 18/04/2014 00.00.00 | Dibaca: 3608




5 Tahap Proses Lisensi


CompusicianNews.com - Industri - Lisensi musik adalah hal yang lebih penting untuk dilibatkan dibanding menjualnya. Di sisi anda sebagai pembuat konten, diperlukan suatu pendidikan dan pengetahuan sebuah hak cipta dan dasar pemasaran, organisasi yang ekstrim dan hal-hal menjengkelkan lainnya namun persiapan ini yang berpotensi baik bagi anda untuk suatu keberhasilan. Sebelum anda memulai usaha anda ke bagian yang paling menarik dari sebuah industri musik, alagkah baiknya anda membaca 5 hal yang krusial dibawah ini.

 

1. Pastikan bahwa karya musik anda itu dalam kualitas baik

Hal ini tidak berkaitan dengan selera yang subyektif dalam musik. ‘Baik’ yang dimaksudkan disini adalah kualitas secara umum, musik harus diproduksi dengan baik dengan kualitas instrumen yang baik pula.

Perhatikan: tidak semua proses lisensi itu mulus. Musik yang memperoleh lisensi adalah musik yang memiliki kesempatan besar menjadi mainstream di kalayak ramai. Dan musik yang menjadi mainstream itu adalah yang well-produce atau yang diproduksi dengan baik, di mix dengan baik serta di kuasai dengan baik. Jika  sebuah lagu bisa terdengar mahal, sudah pasti nanti juga bakal jadi mainstream tapi jika suara dalam musik itu terdengar murahan, dalam arti terdengar seperti diproses di kamar tidur anda, anda akan dicibir

Depratemen lisensi yang professional akan mendengar musik anda selama 10 detik dan jika tidak terdengar bagus, mereka akan mengacuhkan anda.

Jadi dengarkanlah lagu anda. Tanya pada diri anda: apakah suara keyboard saat intro terdengar seperti instrumen murahan? Jelasnya, banyak instrumen adalah elektronik dan tapi ada beberapa yang terdengar murahan, palsu dan jelek. Susah untuk jujur pada diri anda sendiri mengenai lagu yang anda pertimbangkan jadi mungkin gunakan pihak ketiga

 

2. Ketahuilah siapa yang memiliki hak pada musik anda

Dalam dunia pelisensian, orang yang ingin menggunakan musik dengan media sosial- supervisor musik, licensing house, perusahaan produksi, jaringan TV perlu untuk tahu siapa pemilik lagu. Mereka ingin tahu siapa pemilik lagu karena supervisor musik itu perlu memperoleh persetujuan dari semua pemilik supaya dapat dipakai dalam porjek-projek mereka.

Biasanya mereka akan menanyakan hal-hal seperti berikut?

  1. Siapa yang punya master atau CD rekamannya?
  2. Siap yang mendasari komposisinya/ yang mem-publish?

Anda harus memiliki jawaban untuk pertanyaan ini kapanpun. Dan agent lisensi anda biasanya meminta anda untuk menjawab secara detail atau rinci dalam menjawab pertanyaan ini. Jawabannya biasanya mencakup label rekaman dan artis yang mengisi chart beserta penulis lagunya, pembagian keuntungan, PRO dll.

Kenapa? Karena bertujuan untuk menempatkan musik anda kedalam kebutuhan yang professional yang mencakup: 1. Lisensi penggunaan master untuk dapat memiliki hak menggunakan master/sound recording dalam media visual dan 2. Lisensi sinkronisasi untuk memiliki hak mensinkronkan hal yang mendasari komposisi lagu dengan media visual.

 

3. Pastikan tim publishing sudah diurutkan.

Pastikan semua penulis lagu dalam lagu sudah didata dalam PRO (Performing Rights Organization) dan lagu itu sendiri juga sudah didata. Jika anda belum masuk anggota PRO di Negara anda, daftarkan diri anda dulu. Karena jika lagu anda nanti dipakai untuk sebuah iklan komersial, anda akan memperoleh royalty dari PRO anda. Siap dapat komisi yang besar.

 

4. Miliki stem dan versi instrumental di setiap lagu.

Saat anda menyelesaikan sebuah lagu, anda harus membuat versi instrumental dan menjaga stem-stem itu dalam file. Video game yang  mengiginkan melisesni lagu anda mungkin memerlukan stem karena mereka perlu untuk membedah lagu dan mensinkronkan suara laser dan senjata dengan suara suara khusus dalam track dubstep anda.

Kenapa? Dalam film/TV/Trailer/dunia komersial, musik anda memberikan tujuan kreatif dari media visual dengan yang disinkronkan, proses ini tidak berjalan sendiri; proses ini berjalan sesuai dengan media visual. Jika dalam komersial ada karakter yang berbicara, mereka biasanya ingin karakter itu terdengar dan jika musik anda berjalan dengan sempurna untuk komersial ini namun liriknya tidak sesuai dengan situasi dalam komersial, pihak supervisor akan meminta versi instrumentalnya dan diganti dengan lirik lain. Jika anda tidak memiliki versi instrumentalnya, anda akan kehilangan deal dari pihak komersial dan anda akan kehilangan keuntungan pula.

 

5.Pastikan profil anda sebagai artis konsisten dan professional.

Anda harus tahu ini sebelumnya. Saat supervisor musik menemukan lagu yang mereka sukai, mereka akan cek siapa penyanyi atau band yang menyanyikan lagu ini karena penyanyi ini yang akan mewakili label. Dan jika anda menulis salah dalam profil di jejaring sosial anda, dapat berdampak pada karir musik anda. Pastikan biodata anda itu singkat, padat dan jelas serta professional.

 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda