Kamis, 21 Maret 2019

Music Technology Lifestyle

3 Tayangan Berita Ini Kena Tegur KPI!

Penulis :
Kamis, 29/10/2015 15.36.26 | Dibaca: 2721




3 Tayangan Berita Ini Kena Tegur KPI!

blog.doctoroz.com


Compusiciannews.com - Sosial Budaya - Pekan kemarin, kembali Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merilis surat teguran kepada 10 program acara televisi termasuk diantaranya film, serial komedi, program musik, variety show dan program berita.

Khusus untuk program berita, sepatutnya bisa memberikan informasi yang cepat, akurat, dan dipertanggungjawabkan. Itulah mengapa siaran berita dianggap menjadi bagian penting dalam siaran televisi. Sayangnya, beberapa program berita justru tidak memenuhi syarat tersebut sehingga dinilai layak mendapat teguran. Ketiga program tersebut adalah:

 

"METRO HARI INI"

Tepatnya pada 16 Oktober 2015, KPI menjatuhkan peringatan kepada program Metro Hari Ini. Menurut KPI Pusat, program berita yang ditayangkan Metro TV pada 25 September 2015 pukul 16.54 WIB ini tidak memperhatikan ketentuan tentang prinsip-prinsip jurnalistik.

Pasalnya, program tersebut memberitakan tragedi Mina yang di dalamnya terdapat kalimat sebagai berikut,

“Sementara itu raja Arab Saudi, Raja Salman diketahui hari ini akan memancung 28 (dua puluh delapan) orang yang dianggap bertanggung jawab terkait dengan tragedi tewasnya ratusan jamaah haji di Mina. Informasi ini dirilis kantor berita asal Lebanon, Al Diyaar, yang menyatakan kemungkinan Raja Salman sudah memerintahkan eksekusi terhadap 28 orang yang dianggap bertanggung jawab dalam kecelakaan tersebut. Kantor berita Al Diyaar menyatakan keputusan agama ini akan segera diterbitkan dan para terpidana mati dikenakan hukuman pelanggaran masalah keamanan dan tidak mematuhi perintah.”

KPI Pusat menilai bahwa pemberitaan tersebut tidak didasarkan pada sumber yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pasal 1 KEJ (Kode Etik Jurnalistik) juga mengatakan bahwa “wartawan Indonesia menghasilkan berita yang akurat”, yakni berita yang dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. Selain itu, Pasal 3 KEJ juga menyatakan bahwa “wartawan Indonesia selalu menguji informasi”, yang berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi yang diberitakan.

"HUT TNI KE-70"

Dalam rangka memperingati ulang tahun HUT TNI, Stasiun TVRI memberikan jam tayang khusus untuk menayangkan acara HUT TNI Ke-70 dalam rangka memperingati ulang tahun HUT TNI. Sayangnya, program tersebut mendapatkan respons yang kurang baik dari KPI.

Dalam surat tegurannya, KPI menjelaskan bahwa program tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012, karena telah menayangkan secara close up adegan tentara yang memukul punggung pria dengan kayu, serta seorang pria yang memukul kepala dengan bambu.

Menurut KPI, adegan tersebut sangat berbahaya untuk ditayangkan pada pagi hari, pukul 09.50 WIB karena berpotensi ditiru oleh anak-anak dan remaja. Sehingga program tersebut dianggap tidak mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012.

"LINTAS PETANG"

Lintas Petang yang ditayangkan oleh stasiun MNC TV adalah salah satu yang mendapat teguran KPI. Dalam surat edarannya, KPI menyatakan program Lintas Pentang yang ditayangkan pada 7 Oktober 2015 pukul 16.17 WIB telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 pada Program Siaran Jurnalistik.

KPI menilai bahwa program tersebut secara eksplisit memperlihatkan seorang anak balita yang sedang mengkonsumsi bedak dengan cara menjilat bedak tersebut. Adegan tersebut dinilai berbahaya untuk ditayangkan karena berpotensi ditiru oleh khalayak yang menonton khususnya anak-anak dan remaja.

KPI Pusat memutuskan menjatuhkan sanksi administratif Teguran Tertulis. Karena, penyiaran program berita MNC TV tersebut bertentangan dengan Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 14 serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 Ayat (1).

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda