Jumat, 28 Juli 2017

Music Technology Lifestyle

Tom Yorke Tanggapi Surat Ken Loach Meminta Pembatalan Konser di Israel

Penulis :
Minggu, 16/07/2017 15:00:00 | Dibaca: 99




Tom Yorke Tanggapi Surat Ken Loach Meminta Pembatalan Konser di Israel

tuberfilter.com


Compusiciannews.com -Panggung- Grup band Radiohead tuai banyak kritikan akibat meneruskan rencana mereka untuk tampil di Tel Aviv. Pentolan grup band Radiohead, Tom Yorke memberikan tanggapannya secara langsung kepada Ken Loach setelah sang sutradara mengkritik rencana grup band nya untuk tampil didepan masyarakat Israel beberapa hari kedepan.

Penjadwalan mereka tampil di Tel Aviv pada 19 Juli menjadi pokok persoalan yang menuai banyak kecaman bersama dengan sebuah surat terbuka yang dikeluarkan oleh sebuah organisasi di Palestina bernama Artists For Palestine UK, yang telah ditandatangani oleh beberapa tokoh yang menjadi anggota organisasi tersebut antara lain Loach, Roger Waters, Thurston Moore, dan Maxine Peake meminta grup band tersebut untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka tampil di Palestina.

Pada tanggal 11 Juli sebuah surat terbuka dari Loach yang ditujukan untuk Yorke telah diterbitkan di The Independent, dengan judul "Radiohead need to join the cultural boycott of Israel-why won't they meet with me to discuss it?"

Di artikel itu, Loach menyebutkan bahwa grup band Radiohead tetap keukeuh pada pendirian mereka untuk mengadakan konser di Israel meskipun banyak kecaman dan larangan dari berbagai pihak. Loach beranggapan bahwa Radiohead hanya mau mendengarkan saran dari pihak-pihak yang mendukung konser mereka tanpa mempertimbangkan kritikan-kritikan dan kondisi masyarakat Palestina saat ini.

Yorke telah memberikan tanggapan terkait dengan hal tersebut pada akun twitter pribadinya. Gitaris Radiohead itu beralasan bahwa tampil disebuah negara berbeda dengan mengiklankan pemerintahannya. "Kami telah tampil di Israel selama lebih dari 20 tahun dengan dukungan dari pemerintah, ada beberapa yang lebih liberal dari yang lain. Sama seperti di Amerika" Tambah Yorke. "Kami tidak lebih mempromosikan Netnyahu dibandingkan Trump, tapi kami tetap tampil di Amerika. Musik, seni, dan pendidikan itu tentang melewati pembatas bukan tentang membangun pembatas itu, tentang pemikiran yang terbuka bukan tertutup, tentang kemanusiaan, dialog, dan kebebasan berekspresi. Aku berharap itu memperjelas semuanya"

Sebelumnya Yonke telah membahas tentang kritikan yang diterima oleh band nya pada sebuah wawancara bersama Rolling Stone, dimana dia mengatakan bahwa situasi seperti ini "luar biasa menguras tenaga" dan sangat memprihatinkan ketika tahu bahwa Waters dan orang lain yang mengkritik lebih memilih melempar sampah kepada kami didepan publik"

Waters menanggapi dan berkata bahwa Yanke telah salah memahami usahanya untuk mengajak berbicara sebagai sebuah ancaman. Situasi ini mungkin akan menyulitkan grup band Radiohead karena mereka harus memutus hubungan dengan beberapa artis terkenal Israel.

Gitaris Johnny Greenwood menikah dengan seorang artis Israel Sharona Katan, dan baru-baru ini merilis sebuah album dengan penyanyi Israel Shye Ben Tzur. Sedangkan band  Radiohead direncanakan akan tampil pada 19 Juli mendatang.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda

  • Terbaru
  • Terpopuler