Jumat, 28 Juli 2017

Music Technology Lifestyle

Respon CEO Terhadap Kabar Penutupan Platform SoundCloud

Penulis :
Senin, 17/07/2017 10:40:24 | Dibaca: 72




Respon CEO Terhadap Kabar Penutupan Platform SoundCloud

Stuart Isett/Fortune Brainstorm Tech


Compusiciannews.com -Distribusi- CEO SoundCloud, Alex Ljung, sedang berjuang melawan rumor penutupan perusahaan yang terus-menerus mengalir, termasuk informasi yang merujuk penutupan perusahaan dalam jangka pendek yakni dalam waktu 50 hari. Dua minggu lalu, perusahaan tersebut telah memberhentikan 173 karyawan dan menutup dua kantor. Kantor yang mewah, fasilitas karyawan yang mahal, kesepakatan lisensi yang mahal dan terus-menerus disalahkan menjadi penyebab kerugian ini.

Jum’at kemarin, Ljung mengeluarkan pernyataan resmi bahwa platform musik ini tidak akan menghilang atau dihapus.

“The music you love on SoundCloud isn’t going away, the music you shared or uploaded isn’t going away, because SoundCloud is not going away.  Not in 50 days, not in 80 days or anytime in the foreseeable future,” ujar sang CEO.

Seiring dengan Anda masing-masing, kami telah membangun komunitas kreatif, podcaster, DJ, produsen, dan banyak lagi yang mendorong kekuatan maju ke depan di dunia ini. Itu tidak akan berubah. Pekan lalu kami harus membuat beberapa keputusan sulit untuk melepaskan beberapa staf kami, namun kami melakukan ini untuk memastikan SoundCloud tetap menjadi perusahaan yang kuat dan independen.

Ia juga mengakui telah memberhentikan beberapa staff. Namun ia berkata bahwa hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa SoundCloud tetap menjadi perusahaan yang kuat dan independen. Dalam statement terakhirnya, ia berterima kasih atas dukungan yang sudah diberikan dan memberi pesan pada seluruh pengguna agar terus melakukan apa yang sudah dilakukan di SoundCloud, seperti tetap berbagi, menciptakan, menemukan, dan mendengarkan musik di Soundcloud.

Sayangnya, tangggapan Ljung terhadap media publikasi seperti Financial Times dan TechCrunch telah mengikis kredibilitasnya dengan tajam. Termasuk serangannya terhadap Financial Times yang membawa 'berita palsu', terlepas dari informasi publikasi tentang platform yang akurat.

Baru minggu kemarin, Ljung mengecam kembali sebuah cerita Techcrunch yang sekarang tampak sangat jelas. Dan juga, Ljung rupanya telah bertemu dengan Chance the Rapper, meyakinkannya bahwa situs tersebut tidak dimatikan.

Di dalam kantor SoundCloud yang tersisa, karyawan dilaporkan sedang menimbang semua pilihan mereka karena masa depan mereka di SoundCloud masih tetap dianggap tidak pasti.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda

  • Terbaru
  • Terpopuler